CAHAYA MULTIMEDIA
this site the web

Crew Profile

image
image
image
image
image
image
image
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

MERAWAT CAMERA DSLR

Selain kita bisa memakai kamera kita harus bisa juga merawat kamera tersebut. di artikel kali ini saya akan membahas bagaimana saya merawat kemera yang benar agar kamera yang kita miliki bisa bekerja lebih maksimal.
ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan untuk merawat kemera . seperti lensa , baterai lensa dan penyimapanan dari kemera itu sendiri. berikut beberapa tipsnya.
1. Merawat lensa.
Lensa merupakan jendela bagi mata untuk melihat dunia luar. Lensa merupakan elemen terpenting untuk dapat menghasilkan gambar yang baik. Beberapa langkah perawatan lensa adalah sebagai berikut:
a. Jangan menyentuh lensa secara langsung dengan jari. Untuk mengurangi kemungkinan ini terjadi, usahakan lens hood selalu terpasang. Lens hood juga akan melindungi bagian depan lensa dari benturan sekaligus mencegah munculnya flare pada cahaya frontal menuju lensa.
b. Pasang lens cap ketika lensa sedang tidak dipergunakan, hal ini bertujuan mengurangi kemungkinan terpapar dan menempelnya debu pada permukaan lensa.
c. Jika kegiatan membersihkan lensa diperlukan, maka mempergunakan peralatan pembersih yang baik sangat dianjurkan. Selalu pergunakan lens brush, lens blower , lens paper dan lens cloth yang baik.
Berikut beberapa langkah membersihkan lensa:
> Bersihkan bagian depan dan belakang lensa dengan lens blower terlebih dahulu. Tujuannya untuk menghilangkan partikel debu yang menempel. Jangan langsung membersihkan lensa dengan lens cloth atau

TEKNIK DASAR FOTOGRAFI MALAM

Banyak sekali waktu-waktu yang tidak kita manfaatkan bersama kamera yang telah kita investasikan, kamera banyak berdiam di rumah bahkan mungkin sampai berdebu. Berangkat kerja pagi dan pulang sudah gelap ke rumah, sehingga dapat dimengerti ketika kamera hanya kita manfaatkan pada akhir pekan saja.
Bagi fotografer antusias tentu tidak boleh seperti ini, kamera harus dimanfaatkan semaksimal mungkin termasuk hunting pada malam hari. Sebagian besar kamera, baik kamera kompak atau DSLR, memiliki rentang kecepatan rana (shutter) yang cukup panjang untuk membantu mengambil gambar secara kreatif dalam cahaya rendah terutama mengambil foto obyek di malam hari.
Satu-satunya persyaratan adalah memiliki sedikit pengetahuan tentang metering dan memastikan terdapat alat/sarana sebagai tempat penyangga kamera yang cukup kuat agar tidak mendapatkan gambar blu/kabur akibat kamera goyang.
1. Setting Kamera Untuk Fotografi Malam
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mematikan (set OFF) flash otomatis pada kamera. Kemudian setelah memastikan flash off, cari cara agar kamera bisa dalam keadaan stabil, karena biasanya tidak mungkin hanya dipegang dengan tangan (hand-held ). Ada banyak cara untuk memastikan kamera tetap diam, yang paling umum ya menggunakan tripod. Sesuaikan ukuran tripod dengan berat kamera + lensa. Jika darurat bisa juga memakai tas atau motor atau tembok atau apa saya yang bisa membuat kamera dapat diletakkan dengan stabil.
Jika mengambil foto dengan hand-held atau tanpa tripod, dan menghasilkan gambar yang blur akibat shutter

ISO, Aperture dan Shutter Speed Pada Kamera

Belajar dasar-dasar teknik fotografi membutuhkan sedikit usaha dan salah satu konsep fotografi yang cukup kompleks bagi pemula adalah hubungan antara ISO, aperture dan shutter speed.Grafik di atas menggunakan pendekatan sederhana berbagai setting dan efeknya terhadap hasil foto.
Bagaimana jumlah cahaya yang Anda tentukan akan mempengaruhi foto, bagaimana pengaturan tertentu dapat meningkatkan noise, dan bagaimana tingkat fokus bisa berubah-rubah.
Secara singkat bagian atas merupakan setting aperture, kemudian tengah adalah shutter speed, dan ISO di bagian bawah. Ini tentu saja bukan representasi sempurna dari apa yang akan Anda dapatkan, tapi ini adalah visualisasi yang bagus yang membantu memahami dasar-dasar teknik fotografi terutama bagi pemula.
1. Foto dengan POI Fokus dan Background Blur
Kita ingin mendapatkan foto dengan obyek point of interest (POI) fokus dan background blur, kondisi ini yang biasanya digunakan untuk mengambil foto portrait. Kita lihat saja panduan paling atas dan pilih hasil dengan gambar orang berdiri fokus dengan background gunung yang blur. Terlihat yang menentukan background blur adalah aperture atau bukaan besar dari f/5.6 – f/1.4 bisa memberi efek yang diinginkan. Semakin besar bukaan, semakin sempit DOF (kedalaman fokus), semakin blur background terhadap POI. (Perlu dicatat bahwa seberapa besar bukaan yang bisa dilakukan sangat tergantung lensa yang digunakan).
Selain aperture sebenarnya ada hal lain yang menentukan background blur yang tidak disebutkan pada gambar infografis di atas, yaitu jarak antara POI dan background. Semakin jauh jaraknya semakin jauh juga

Tips Fotografi Pernikahan dan Daftar Momen Wajib yang Harus Difoto

Tidak mudah untuk menjadi fotografer dalam sebuah acara pernikahan, apalagi jika acara tersebut dibuat mewah dan padat jadwalnya. Pastikan Anda tidak kehilangan momen demi momen acara sakral tersebut agar sang mempelai puas dengan hasil foto Anda. Ada banyak tips fotografi pernikahan yang dapat Anda cari di internet, dan kali ini Kami akan menuliskannya secara lengkap.
Tips fotografi pernikahan yang utama tentu saja adalah persiapan Anda, baik secara teknis maupun non teknis. Yang pasti ada banyak sekali aspek fotografer yang harus Anda perhatikan, mulai dari pencahayaan, timing, serta komposisi dalam foto yang bercerita dan tidak kaku. Sering kali fotografer mengabaikan salah satu dari ketiga aspek tersebut. Anda harus serius dan memotret acara pernikahan memang cukup menegangkan. Berikut ini tips-tipsnya bagi Anda, terutama para fotografer pemula.
Persiapan
Pastikan Anda mempersiapkan apa saja yang perlu dipersiapkan, baik itu peralatan utama, peralatan pembantu, asisten Anda serta kondisi fisik Anda. Jangan sampai Anda harus mendadak mempersiapkan peralatan sementara acara sebentar lagi dimulai. Fisik sangat penting mengingat acara yang padat, terutama wedding kalangan menengah ke atas yang menyewa evet organizer.
Tinjau Lokasi
Tips ini agaknya sering kali diabaikan oleh banyak fotografer. Padahal meninjau lokasi sebelum acara adalah hal yang sangat penting. Anda nantinya akan memperkirakan seberapa banyak alat yang akan dibawa. Jika berada dalam gedung besar dan tersedia tempat pelaminan, agaknya teknik strobist sangat dibutuhkan untuk

Hal Penting Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memotret

Hal Penting yang perlu diperhatikan sebelum memotret. Bagi anda yang gemar memotret dengan mode auto, mungkin artikel ini tidak terlalu berguna karena sistem software pada kamera anda akan menyediakan semua kebutuhan anda saat berada dalam auto mode. Namun, untuk para pemula yang masih mendalami fotografi khususnya yang mulai move on dari auto mode, artikel ini sangat bermanfaat untuk anda.
Untuk menghindari kesalahan-kesalahan kecil seperti salah setting ISO yang seharusnya menggunakan ISO 200 pada siang bolong tapi anda menggunakan ISO 1200, atau menggunakan White Balance pada saat cerah anda perlu mempersiapkan secara sempurna settingan kamera anda sebelum anda mulai membidik gambar dan memencet tombol "capture".
Dan dalam artikel kali ini, kita akan membahas lima hal dasar yang perlu anda lakukan sebelum mulai mengambil gambar dengan kamera kesayangan anda:
1. Pastikan Settingan Mode Exposure Kamera Cocok dengan Kegiatan Memotret Anda
Pada kamera SLR atau kamera pocket, biasanya tersedia beberapa pilihan menu untuk mode eksposur yang

Mengenal Album Magazine atau Wedding Book

Album Foto Magazine adalah album foto yang mempunyai ukuran kanvas album 20x30cm. Foto digital dari file sebelumnya mendapat sentuhan desain grafis terlebih dahulu. Dengan kata lain, file itu mendapat editan seni dan penggabungan desain grafis untuk menjadi sebuah album. Dengan mengedit gambar file asli menjadi sebuah susunan acara dan menjadi semacam jalan cerita yang dituangkan kedalam album itu.  File itu diedit semenarik mungkin dengan ...